Perencanaan bisnis semakin mengarah ke praktik ramah lingkungan. Perusahaan menerapkan strategi ini demi masa depan bisnis dan lingkungan yang lebih baik.
Dan saat ini adalah saat yang tepat bagi perusahaan untuk meninjau kembali strategi bisnis yang stagnan dan menggantinya ke model bisnis baru yang berkelanjutan.
Menurut Julie Urlaub, Managing Partner Taiga Company, konsep ramah lingkungan (green) kini tidak lagi menjadi sebuah gerakan biasa namun sudah menjadi tuntutan pasar. Jika kita bisa cerdas memanfaatkannya, tren ini bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan bagi para pemimpin perusahaan.
Strategi “hijau” apa saja yang perlu diterapkan untuk mengurangi biaya dan menambah nilai perusahaan?
1. Konsumsi energi di gedung atau perkantoran – Banyak perusahaan yang kini tengah mengevaluasi besaran pemakaian energi rata-rata per meter persegi dan menerapkan langkah-langkah terbaik untuk menguranginya melalui penelitian konsumsi energi, penerapan langkah efisiensi, modifikasi peralatan, dsb.
2. Sarana transportasi pegawai – Beberapa contoh inisiatifnya berupa pemberian insentif bagi pekerja yang mau mennggunakan angkutan umum untuk pergi ke kantor dan menggelar program berbagi tumpangan (car/van pooling).
3. Sarana telekomunikasi pegawai – Insentif telekomunikasi ini bisa diberikan sebagai ganti biaya sewa ruang dan transportasi pekerja yang tidak hanya bermanfaat bagi pegawai dan perusahaan, juga bagi lingkungan.
4. Efisiensi operasional – Perusahaan mulai menerapkan proses penghematan energi dalam operasionalnya sehari-hari. Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan mengevaluasi tingkat konsumsi energi pada saat jam sibuk dan mengurangi waktu pemakaian energi pada waktu tenggang (off-hour usage).
5. Mengurangi penggunaan kertas – Perusahaan bisa mengurangi pemakaian kertas dengan memanfaatkan sistem telekomunikasi elektronik dan menset printer memakai ukuran kertas yang sama.
6. Sistem daur ulang – Praktik daur ulang umum dilakukan oleh perusahaan yang sudah memraktekkan sistem pengelolaan lingkungan seperti sistem manajemen limbah.
7. Kemasan yang ramah lingkungan – Harga produk bisa dipangkas dengan sistem pengemasan yang makin efisien dan ramah lingkungan.
8. Mengurangi polusi lingkungan – Perusahaan kini semakin aktif mengurangi efek gas rumah kaca melalui penerapan teknologi yang makin efisien dan canggih.
Perusahaan harus memperhitungkan biaya dan manfaat dari setiap praktik bisnis yang berkelanjutan. Jika diperlukan, perusahaan bisa memanfaatkan konsultan lingkungan untuk menganalisis proses bisnis mereka dan menerapkan praktik ramah lingkungan yang tepat bagi perusahaan. (hijauku.com)
Berikut adalah 10 ide bisnis ramah lngkungan
Bagi Anda yang sedang bingung mencari ide bisnis yang menguntungkan dan lebih tahan resesi, pertimbangkan untuk menghemat energi, memelihara lingkungan atau solusi masalah pemanasan global. Ini terutama berlaku bagi generasi Y yang memiliki semangat bisnis.
Saat pemulihan ekonomi, hal-hal berikut ini akan membantu Anda mendapatkan perhatian lebih dari investor. Sepanjang prinsip-prinsip bisnis dasar tidak terlupakan. Melakukan hal yang benar harus menguntungkan dan kompetitif jika ingin bisa terus berlanjut dan berkembang.
Berikut adalah 10 topik yang bisa memandu Anda menciptakan ide bisnis yang menguntungkan, baik bagi Anda, masyarakat dan lingkungan hidup:
- Kurangi, gunakan kembali daur ulang. Pikirkan bagaimana untuk mendaur ulang ponsel lama Anda. Ciptakan cara yang bertanggung jawab dalam membuang obat-obatan yang sudah lama. Hasilkan energi dari bahan-bahan yang Anda daur ulang.
- Budidaya cocok tanam yang berkelanjutan. Singkirkan racun dari bahan kimia buatan berbahaya seperti pestisida, pembunuh rumput, dan produk lainnya yang banyak ditemukan dalam penggunaan penyemprotan anti hama di lahan-lahan pertanian, dan mengurangi bahan kimia berbahaya di dalam produksi makanan.
- Pelestarian margasatwa dan sumber daya alam. Hijaukan kembali wilayah hutan yang gundul untuk meningkatkan kualitas air, dan pulihkan hutan-hutan alami. Lindungi margasatwa untuk mengembalikan seleksi alam dan lingkungan yang alami.
- Energi terbarukan. Hasilkan energi terbarukan bagi rumah kita, jual energi terbarukan untuk perusahaan/ korporat dan bangun rumah-rumahdengan orientasi ramah lingkungan, minimalkan penggunaan bahan bakar fosil, dan sebagainya.
- Transportasi alternatif. Bisa berupa kendaraan bertenaga baterai listrik yang ditenagai angin, hingga kendaraan bertenaga gelombang, air pasang, panas bumi, atau cahaya matahari di seluruh dunia.
- Peralatan yang lebih efisien. Hasilkan teknologi rumahan yang mampu memotong penggunaan energi secara signifikan, seperti pemanas air, pendingin udara yang lebih hemat listrik, pengatur suhu ruang yang lebih hemat, pencahayaan/ lampu, peralatan listrik lainnya.
- Makanan organik. Ini bisa dilakukan baik oleh bisnis kecil dan besar atau sebuah peternakan kecil, dan ini membantu swadaya sumber pangan di tiap daerah sehingga mengurangi penggunaan BBM untuk transportasi.
- Makanan cepat saji yang sehat. Kunjungi restoran-restoran cepat saji yang sehat daripada pilihan makanan lain yang lebih impulsif dan kurang menyehatkan.
- Selamatkan bumi. Pemanasan bumi, polusi air dan udara dan mengurangi penggunaan energi ialah beberapa di antaranya yang dibutuhkan.
- Bangunan ramah lingkungan. Telah banyak kita saksikan pembangunan rumah-rumah dan kantor ramah lingkungan, dari hal-hal kecil seperti pemilihan cat yang bebas bahan kimia berbahaya bagi lingkungan hingga hal yang besar seperti pemilihan dan instalasi panel surya.
Terdapat banyak program di luar sana untuk membantu perusahaan menjadi lebih ramah lingkungan dengan cara yang selaras dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Ada tiga hal yang diperlukan sebuah usaha agar menjadi ramah lingkungan, yaitu economy (laba), ecology (manajemen sumber daya), dan kesamaan. Kesamaan merujuk pada isu-isu sosial perusahaan ramah lingkungan masa kini, bagaimana sebuah perusahaan mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di mana ia berada.
Resource :
http://ciputraentrepreneurship.com
http://www.heartline.co.id |
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar